Ahmadiyya Priangan Timur

.
Showing posts with label Biro Priatim. Show all posts
Showing posts with label Biro Priatim. Show all posts

Wednesday, 1 April 2015

Pengobatan Homoeopathy di Desa Sukasono Bersama Mahasiswa UNIGA

dilaporkan oleh : Syihab Ahmad

Garut - Di akhir minggu pada bulan Maret ini Tim Homoeopathy Wilayah Priangan Timur bekerja sama dengan para mahasiswa Kuliah Nyata Mandiri UNIGA (Universitas Garut) mengadakan pengobatan gratis di Desa Sukasono Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut. Pengobatan ini bertempat di SDN III Sukasono.

Menggunakan 3 buah mobil tim homoeopathy yang dimotori oleh Kurnia Wardi berangkat dari Mesjid Nasir pukul 09.00 WIB dengan membawa berbagai perlengkapan yang dibutuhkan pada saat pengobatan nanti. Dengan cuaca yang cukup bagus dan jalan yang terbilang masih cukup terawat rombongan yang terdiri dari 15 orang ini tiba di lokasi pada pukul 09.45.
Setibanya di lokasi tim homoepathy yang sudah beberapa kali mengadakan pengobatan gratis ini pun langsung bersiap-siap dan pada pukul 10.00 pengobatan pun resmi dimulai. Awalnya terlihat masih sedikit yang hadir di lokasi pengobatan. Masih bisa dihitung dengan jari. Panitia pun terlihat agak cemas kalau-kalau warga tidak memenuhi ekspektasi mereka. Tetapi kecemasan menjadi sirna ketika memasuki tengah hari. Terlihat masyarakat berbondong-bondong menuju ke lokasi pengobatan silih bergantian untuk mendapatkan kesempatan yang cukup langka ini. Bahkan beberapa orang memilih pulang dulu ke rumahnya karena melihat daftar antrian yang cukup panjang.
Menurut Riki - Koordinator panitia penyelenggara – hadir sekitar 300 orang pada kesempatan kali ini. Masyarakat terlihat sangat antusias untuk mendapatkan pengobatan secara gratis. Kegiatan ini pun harus berlangsung hingga pukul 17.00 karena pasien yang terus berdatangan. “Baru ada mahasiswa yang praktek disini kemudian mengadaka pengobatan secara gratis”, papar salah seorang masyarakat yang hari itu datang berobat.
Kegiatan ini dalam rangka bagian dari praktek kerja nyata para mahasiswa di desa tersebut. Pengabdian kepada masyarakat seperti ini pun diakui oleh Riki baru pertama kali diadakan dan tidak disangka respon dari masyarakat ternyata sangat bagus. Ahmad Syarifuddin, Kepala Desa Sukasono pun mengucapkan rasa terima kasihnya karena pengobatan ini sangat membantu masyarakat apalagi masyarakat yang tidak mampu. Tercatat 542 orang kepala keluarga berada di bawah garis kesejahteraan di desa ini.
Menurut Oman Rohman salah satu Homoeopath yang bertugas penyakit yang cukup banyak ditemukan pada pasien yaitu gatal-gatal dan rematik. Ada sekitar lima orang yang juga langsung mendapatkan treatment khusus oleh pak Oman sehingga tangan yang tadinya susah digerakkan menjadi lebih ringan dengan perawatan khusus ini.
Ada sebuah cerita yang cukup lucu pada saat pengobatan ini. Seorang kakek yang pendengarannya kurang bagus dan salah mendengar instruksi dari Homoeopath. Beliau memasukkan globul bersamaan dengan tutup botol homoeopathynya. Hal ini kontan membuat petugas cukup panik khawatir tutup botol tertelan atau lebih parah tersangkut di tenggorokan kakek tersebut. Alhamdulillah setelah bagian tengkuknya dipukul sedikit oleh petugas tutup botol tersebut dapat dikeluarkan kembali.
Pukul 17.00 WIB akhirnya pengobatan dapat selesai dilaksanakan dengan lancar. “Kita mengharapkan ada follow-up dari masyarakat dan panitia mengenai perkembangan penyakit dari pasien yang berobat.” Kata Kurnia kepada para mahasiswa yang bertugas disana. Akhirnya rangkaian kerja sama itu ditutup dengan makan malam bersama yang ternyata sudah disiapkan oleh para mahasiswa. Sebuah penutup yang manis pada kegiatan sosial yang cukup menguras tenaga ini.



Tuesday, 3 February 2015

Pembinaan Mubayyin Baru di Sanding : Usaha Mengobati Kerinduan

 Garut - Minggu pagi (1/2) Mesjid Mahmud milik Jemaat Sanding dipenuhi oleh sekelompok orang yang datang dari lokasi yang cukup jauh di Kabupaten Garut. Mereka datang menggunakan mobil kol bak (mobil bak terbuka) dan beberapa buah sepeda motor.
Tujuan kedatangan rombongan ini adalah untuk menghadiri Pembinaan Mubayyin Baru yang diadakan oleh Jemaat Sanding di awal bulan Pebruari ini. Sekitar 80 orang hadir dalam kegiatan ini. Mereka adalah para mubayyin baru yang berasal dari lokasi pertablighan yang cukup jauh dari pusat kabupaten Garut ditambah para mubayyin yang tinggal di dekat Jemaat Sanding serta para pengurus Jemaat Sanding. 

Mln. Ridwan Ahmad
Tiga orang muballigh yang bertugas di wilayah Garut menjadi narasumber pada kegiatan tersebut. Muballigh wilayah, Mln. Ridwan Ahmad menjadi pembuka acara dengan menyampaikan panjang lebar mengenai Jemaat Ahmadiyah ini. Bagaimana para mubayyin harus bersyukur masuk ke dalam Jemaat ini karena mereka telah mendapatkan mutiara yang tidak ternilai harganya. Sholat berjamaah pun menjadi sorotan beliau agar dapat dilaksanakan setiap saat di tempat mereka.

Mln. Syihab Ahmad menjadi pembicara kedua. Beliau menyampaikan penjelasan mengenai 10 syarat bai'at yang menjadi dasar serta tujuan kita dalam beramal di dalam Jemaat ini. Tidak ada satu pun poin yang bertentangan dengan ajaran Islam jika baca satu per satu syarat yang harus dipenuhi oleh setiap anggota setelah bergabung dalam Jemaat Ahmadiyah ini.

Mln. Tatep Wahyu menjadi pembicara terakhir pada kesempatan ini. Beliau mengambil tema akidah yang dibawa oleh Jemaat Ahmadiyah. Para Mubayyin diingatkan kembali bahwa mereka telah memilih jalan yang telah Allah Ta'ala janjikan kepada Rasulullah saw.karena akidah yang dibawa oleh Ahmadiyah tidak bedanya dengan akidah yang dibawah oleh Rasulullah saw. dalam agama Islam.


Acara pembinaan mubayyin baru tersebut ditutup pukul 15.00 WIB. Para peserta cukup terkesan dan sangat merindukan suasana seperti ini. Insya Allah kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin agar para mubayyin baru ini dapat selalu tersiram dengan ilmu-ilmu rohani yang Allah Ta'ala telah sampaikan melalui Rasulullah saw. 
 
Daerah Sukarame dan Arinem ini merupakan kelompok yang dulu pernah dijadikan lokasi pertablighan oleh Jemaat. Cukup banyak anggota yang bai'at disana. Tetapi karena situasi yang kurang aman serta jauhnya lokasi dari pusat Jemaat maka pembinaan yang dilakukan sempat kurang optimal. Butuh waktu paling tidak 3 jam untuk sampai ke lokasi tersebut. (Syihab)


Saturday, 27 September 2014

MTA Studio Indonesia Biro Priatim: SMU Plus Al Wahid

Liputan kegiatan Madrasah Ulya yang ada di SMU Plus Al Wahid, desa Tenjowaringin kab Tasikmalaya

Friday, 26 September 2014

MTA Studio Indonesia Biro Priatim: Children Corner Garut

Children Corner Athfal-Nashirat daerah Garut

Thursday, 25 September 2014

MTA Studio Indonesia Biro Priatm: Reportase Jalsah Salanah Daerah Garut 2014

Liputan acara Jalsah Salanah daerah Garut tahun 2014

Wednesday, 24 September 2014

MTA Studi Indonesia Biro Priatim: Children Corner Tasikamalaya

Liputan Children Corner Athfal-Nashirat Daerah Tasikmalaya dipimpin oleh Maulana Mubarak, pada peringatan hari Masih Mauud 2014

Tuesday, 23 September 2014

MTA Studio Indonesia Biro Priatim: Liputan Pembukaan Segel Masjid Nur Khilafat Ciamis

Liputan pembukaan segel mesjid Nur Khilafat ciamis 4 Juli 2014

Monday, 22 September 2014

MTA Studio Indonesia Biro Priatim: Menyambut Hari Khilafat di Gungung Papandayan

Liputan singkat hiking anak-anak asrama Tahir Al-Wahid bersama 3 orang muballighin ke Gunung Papandayan dalam rangka menyambut Hari Khilafat.

Sunday, 21 September 2014

MTA Studio Indonesia Biro Priatim: Konferensi MTA

Pidato Khalifatul Masih V aba. pada Konferensi MTA Internasional di UK mengenai Pengkhidmatan sebagai kru MTA serta pertablighan lewat MTA. Diterjemahkan oleh Bapak Dadang

Tuesday, 3 June 2014

Tim Bank Mata RS Cicendo pada Jalsah Salanah daerah Garut

Wawancara bersama tim dari RS Cicendo yang hadir pada Jalsah Salanah daerah Garut untuk sosialisasi donor mata

Drs. Kunto Sofianto (Dosen Unpad) pada Jalsah Salanah daerah Garut

Wawancara bersama Drs. Kunto, penulis bukuTinjauan Kritis Jemaat Ahmadiyah saat menghadiri Jalsah Salanah di daerah Garut tanggal 25 Mei 2014

Friday, 30 May 2014

Wawancara bersama K.H. Agus Zaenal Mubarok

Wawancara bersama K.H. Agus Zaenal Mubarok (Denden), Ketua Forum Lintas Agama Deklarasi Sancang dan Wakil Ketua PWNU Jabar pada Jalsah Salanah Priatim di Garut, 25 Mei 2014

Wawancara bersama Guntur Romli

Wawancara bersama Guntur Romli, intelektual muda NU yang hadir pada Jalsah Salanah Priangan Timur di Garut, 25 Mei 2014

Ijtima Lajnah Imaillah Daerah Garut

 Liputan MTA Biro Priatim Kegiatan Ijtima Lajnah Imaillah daerah Garut pada tanggal 1 Mei 2014.